Deteksi Dini Gejala Kanker Paru-paru

Pertumbuhan sel yang berkembang tidak dikehendaki, yang dimulai secara perlahan dan diam-diam membuat gejala kanker paru paru tidak mudah dideteksi. Sehingga banyak kasus penderita kanker paru-paru biasanya terlambat mengetahui bahwa kanker telah bersarang di paru-parunya. Terlambat mendeteksi adanya kanker dalam organ paru-paru Anda, sama saja dengan mengurangi harapan hidup dan kesembuhan.

Gejala Pada Saluran Napas

Berbeda dengan penyakit lain yang menunjukkan gejala secara pasti, kanker hanya menunjukkan gejala setelah mencapai stadium lanjut. Biasanya stadium lanjut ini ditandai dengan kondisi penderita yang semakin buruk dan ukuran sel kanker yang semakin membesar dan menyebar ke organ tubuh lainnya. Salah satu gejala kanker paru paru yang paling sering terjadi dan bisa dilihat adalah gangguan pada saluran napas. Keluhannya bisa berupa sesak nafas atau bengek. Bisa juga penderita mengalami kesulitan bernapas ditandai dengan napasnya yang pendek-pendek.

Gejala Kanker Paru-paru

Keluhan lainnya yang terjadi akibat gangguan pada saluran napas adalah batuk. Batuk pada penderita kanker paru-paru biasanya terjadi terus-menerus dan tidak kunjung sembuh. Selain intensitasnya yang semakin parah, batuk ini juga disertai dengan keluarnya darah.


Gejala Sistemik

Pertumbuhan sel kanker dalam suatu organ tubuh yang sehat, sifatnya menyerang dan mengambil semua kebaikan organ tersebut untuk dirinya. Dan jika perkembangan ini tidak diatasi, peluang bagi sel kanker untuk menyebar dan menyerang organ lainnya semakin besar. Dan karena sifat menyerang yang agresif ini, semua sel-sel yang menunjang kerja tubuh akan terganggu secara sistemik. Akibatnya nafsu makan berkurang, berat badan turun drastis dan juga kondisi tubuh yang selalu buruk. Mudah lelah juga disertai demam yang naik turun dan terjadi terus menerus.


Gejala Tekanan Kanker


Perkembangan sel kanker biasanya akan menekan paru-paru sehingga menyebabkan nyeri yang sangat pada dada. Atau sakit pada punggung yang terjadi terus-menerus hingga kesulitan untuk menelan. Bahkan jenis kanker paru tertentu memberikan efek Sindrom Lambert–Eaton myastenik yaitu keluhan lemah otot yang disebabkan karena autoantibodi. Hal inilah yang membuat penderita seringkali menunjukkan gejala kanker paru paru badannya selalu lemas seperti tidak memiliki otot.
Previous
Next Post »