Penyebab kanker: Ciri ciri, Gejala, dan Pencegahannya

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan kelainan siklus sel penyebab kanker. Siklus sel ini biasanya terlihat dari pertumbuhan sel yang mulai tidak terkendali, dimana sel membelah diri melewati batas normal. Tak hanya itu, sel pun menyerang jaringan biologis yang berada di dekatnya. Satu hal yang perlu diwaspadai adalah sel kanker mampu bermigrasi ke jaringan tubuh lainnya melalui sirkulasi darah. Bahkan sel kanker ini bisa pula bermigrasi melalui sistem limfatik di dalam tubuh yang disebut metasfasis. Ketiga karakter khas inilah yang membedakan antara kanker dengan tumor jinak secara mendasar. Hasil penelitian menyebutkan, beberapa kanker mungkin saja membentuk tumor di area tubuh, namun ada pula yang tidak.

penyebab kanker


Tahukah Anda, kanker adalah penyakit yang hampir 90% disebabkan oleh faktor lingkungan. 5% penyebab lainnya adalah faktor keturunan atau genetik. Faktor lingkungan yang biasanya memperparah perkembangan sel kanker adalah tembakau, obesitas, diet ekstrim, infeksi, radiasi, stress, kurangnya aktivitas fisik hingga polutan lingkungan. Penyebab kanker tersebut memang masih simpang siur, hanya saja banyak riset yang dilakukan guna mendukung seputar kanker. Pasalnya tak banyak orang yang aware dengan kesehatan tubuh mereka di masa modern saat ini. Mengingat begitu banyaknya junk food serta gaya hidup tidak menyehatkan lainnya. Alkohol diketahui sebagai bahan kimia yang bersifat karsinogen menyebabkan perkembangan sel kanker di dalam tubuh.


Untuk faktor genetik, Anda perlu merunut silsilah keluarga dari awal. Apakah ada salah satu anggota keluarga yang pernah mengalami kanker atau tidak. Karena ada kemungkinan Anda memiliki bibit pembentukan kanker yang diwariskan. Hal ini dikarenakan terjadinya mutasi gen ketika Anda masih dalam kandungan. Biasanya sel kanker semacam ini diturunkan dari orangtua kepada anaknya.


Meskipun begitu, tak semua mutasi gen berakhir pada pengidap kanker pada seseorang. Letak mutasi gen pun mempengaruhi apa yang akan dialami sang anak. Genotipe DNA juga mempengaruhi kemungkinan sang anak mengalami kanker sebagai penyebab kanker atau tidak. Bisa saja mutasi gen ini menyebabkan down sindrome atau kelainan lainnya.
Previous
Next Post »