Penyebab Kanker Servik di Indonesia dan Pencegahannya

Kanker servik adalah kanker yang paling banyak menghantui para wanita tak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Tak mengenal usia dan golongan kanker servik memang bisa menyerang setiap wanita, lebih-lebih wanita yang memiliki gaya hidup tidak sehat. Maka dari itu sebagai wanita kita harus mengetahui cara cepat mencegah dan mengetahui apakah mungkin kita sudah terinfeksi kanker servik. Berikut adalah beberapa cara pencegahan kanker servik bagi wanita.


Papsmear

Tes papsmear ini baik sekali dilakukan oleh para wanita. Menurut ilmu media tes ini sebenarnya wajib dilakukan oleh wanita yang sedang produktif minimal 6 bulan sekali. Tujuan utama dari tes papsmear ini adalah mengetahui kondisi rahim kita. dengan melakukan tes ini kita dapat tahu apak mungkin kita beresiko mengalami kanker servik. Dan bilamana terjadi maka akan cepat terdeteksi sehingga penganannya tidak akan terlambat.

Kanker Serviks


Vaksin

Kanker servik adalah sejenis kanker yang menyerang leher rahim wanita karena terinfeksi oleh virus HPV. Hebatnya lagi tim dokter telah menemukan cara pencegahan dari infeksi virus itu yakni dengan melakukan vaksin HPV. Vaksin HPV memang baik dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi virus HPV itu sendiri pada leher rahim.


Setia

Ini dia salah satu pencegahan yang berhubungan dengan pola hidup. Yaitu setia pada pasangan dan tidak berganti-ganti pasangan. Berdasarkan penelitian mengenai faktor resiko kanker servik adalah wanita yang aktif melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan memiliki resiko lebih besar terkena kanker servik jika dibandingkan dengan wanita yang setia hanya melakukan hubungan seksual secara sehat dengan satu pasangan saja.


Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup sehat yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker servik tak hanya yang berhubungan dengan kegiatan seksual. Tetapi dari segi menjaga kesehatan organ intim hingga memilih makanan yang baik juga wajib kita lakukan. Menjaga kebersihan organ intim dengan cara membersihkan sisa urin dengan benar setelah berkemih, menjaga kebersihan celama dalam dan berganti pembalut minimal 3 dalam sehari ketika menstruasi mampu menurunkan resiko kanker servik pada wanita.

Sedangkan dari makanan adalah tidak mengkonsumsi makanan dengan kandungan karsinogen misalnya makanan instan yang banyak pengawetnya, zat pewarna, penyedap dan jenis makanan lain yang dapat merangsang aktifnya sel kanker servik.
Previous
Next Post »